Sekali lagi Pemerintah Provinsi Maluku bikin event pencitraan. Sail Banda, setelah pelaksanaan hari perdamaian dunia yang dipusatkan di Kota Ambon.
Dua kegiatan bertaraf internasional ini dilakukan sebagai implementasi dari upaya pemerintah memperbaiki citra Maluku yang pernah terkoyak akibat konflik kemanusiaan. Susah memang memulihkan citra buruk, tapi upaya mesti terus dilakukan. Kita tak punya pilihan, jika ingin menggerakan ekonomi secara makro.
Kenapa pencitraan bagi Maluku begitu penting baik ditingkat nasional maupun internasional? Pada tahun 1999, konflik menghancurkan semua yang kita bangun sejak Indonesia merdeka. Hancur dalam sekejap. Dan ekonomi terjun bebas ke titik nadir terendah. Investor hengkang.
Terjadi capital out flow. Pertumbuhan ekonomi kita pada tahun 2000-2001 berada dikisaran minus. Pengangguran menggunung, dan pendapatan per kapita merosot jauh. Kondisi ini berdampak pada tingginya penduduk miskin. Sampai dengan 2003 angka penduduk miskin menembus 50 persen. Luar biasa dampak konflik terhadap ekonomi daerah.





















