Latar Belakang Pendidikan
Berlayar dari Pulau buru untuk mengenyam pendidikan di kota Ambon. Sudirman Buton yang akrab di sapa Dirman adalah pria kelahiran Propinsi Maluku, Kabupaten buru Kecamatan batabual Desa Ilath, Dusun Namsugi pada tanggal 20 Juni 1989 yang merupakan anak kandung dari pasangan La Padi almarhum dan Wa Iputi merupakan anak ke lima dari enam bersaudara. Memiliki cita-cita untuk menjadi seorang anggota TNI ketika masih di bangku Sekolah Dasar di Dusun Namlea Ilath ( SD Impres Namlea Ilath). Kemudian obsesi tersebut pupus ketika ia melanjutkan Sekolah Lanjutan Tingkat pertamanya di Kota Ambon yaitu MTS N 1 Ambon di mana ia mendapatkan jati diri yang sebenarnya, yakni menjadi seorang Dosen/pengusaha, karena cita-cita tersebut adalah cita-cita luhur.
Menurutnya MTS N 1 Ambon adalah sekolah yang banyak memberikan Kontribusi terhadap perkembangan dirinya, Karena saat itu ia menjadi orang nomor satu di antara siswa-siswa MTS N Ambon yaitu Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah ( OSIS ). Dengan jabatannya sebagai ketua Osis MTs N 1 Ambon ternyata menjadi sebuah kesempatan kepadanya untuk melakukan pendekatan dengan guru-gurunya dan sering menjadi perwakilan siswa MTs N 1 Ambon apabila ada Undangan dari berbagai Lembaga di Propinsi Maluku.
Setelah Tamat SLTPnya di MTs N 1 Ambon, ia sangat berkeinginan besar untuk melanjutkan SLTAnya pada SMA N 1 Ambon, Tetapi harapan itu putus karena lamaran untuk masuk SMA N 1 Ambon di tolak dengan alasan bahwa sekolah asalnya ( MTs N 1 Ambon ) tidak rayon dengan SMA N 1 Ambon. Sehingga pilihannya pun berpindah ke SMA N 11 Ambon yang kemudian ia di terima sebagai siswa SMA N 11 Ambon.
Banyak Prestasi yang ia dapatkan pada SMA N 11 Ambon, di antaranya ia adalah salah satu siswa terbaik dari 1500 orang pada Masa Orientasi siswa ( MOS ) di sekolah yang baru ia jalani tersebut, sementara jabatannya terakhir pada Organisasi Siswa Intra Sekolah ( OSIS ) di SMA N 11 Ambon adalah Ketua Bidang Kerohanian. Menurutnya masa-masa sekolah adalah masa dimana dirinya bereksplorasi dan mengembangkan potensi serta bersosialisasi diri.
Olehnya itu, setelah menamatkan SLTAnya, ia melanjutkan Pendidikan Tinggi ( PT ) pada Universitas Darusalam Ambon, belum lagi menyelesaikan Kuliahnya ia memutuskan untuk cuti kuliahnya selama satu tahun dalam rangka menambah Skill bahasa inggrisnya di pulau jawa ( Jawa Timur kampung inggris pare ) sebagai bekal untuk menghadapi tantangan zaman, setelah berhasil dan lulus menempu pendidikan bahasa inggris, ia kembali melanjutkan perkuliahannya di kota Ambon sampai sekarang.
Latar Belakang Organisasi
Sudirman Kader Ideal PII
Antara Pelajar Islam Indonesia ( PII ) dan Sudirman adalah dua hal yang tidak bisa di pisahkan. Karena dirinya mengaku dibesarkan dan membesarkan Pelajar Islam Indonesia ( PII ) Maluku , semenjak ia berada di bangku Kelas 2 MTs N 1 Ambon. Diawali dengan mengikuti Leadership Basic Training ( LBT ) pada MAN 1 Ambon yang di adakan oleh PW PII Maluku. Se kembali dari LBT ia di percayakan untuk Ketua Komisariat MTs N 1 Ambon dan mampu menghadirkan Pengurus Besar ( PB ) Pelajar Islam Indonesia ( PII ) untuk menjadi Nara sumber dalam Dialog Pendidikan yang di promotori oleh PK MTs N 1 Ambon.
Kemudian Menjadi Ketua Komisariat SMA N 11 Ambon dan sekaligus di angkat sebagai Sekertaris Umum Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia ( PD PII ) Kota Ambon, setelah berjalan satu periode sebagai sekertaris umum ia melanjutkan jenjang training konvesional yakni Intra Mediate Training dan seterunya di percayakan lagi sebagai Ketua Umum Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia ( PD PII ) kota ambon.
Pada Konferensi Wilayah Ke-18 Pelajar Islam Indonesia ( PII ) Maluku, ia terpilih sebagai Dewan formatur untuk mengurus komposisi kepengurusan PW PII Maluku Periode 2010-2012. Setelah berproses beberapa bulan saja di pengurus PW PII Maluku ia memilih untuk tidak aktif lagi di PW PII Maluku. Karena ia masih memiliki tanggung jawab sebagai Ketua PD PII Kota Ambon.
Setelah ia menyelesaikan kepemimpinannya sebagai ketua Pengurus Daerah ( PD ) Pelajar Islam Indonesia ( PII ) Kota Ambon. Ia melanjutkan Jenjang Trainingnya yaitu Laedership Advance Training ( LAT ) dan Pendidikan Instruktur ( PID ) di Jawa Timur, yang di selenggarakan oleh PW PII Jawa Timur.
Menurutnya Ber PII adalah sebuah usaha sadar untuk mencerdaskan bangsa dan Mempersiapkan diri Menjadi insan Kamil. Karena Prospek PII dalam mendesain Kadernya untuk menjadi kader Yang berkarakter Pemimpin, Muslim, dan Cendikia yang merupakan hakikat dari pada proses panjang seorang pelajar untuk berjuang di jalan Allah ( fissabillillah).
Profesi
- Guru Bahasa Inggris di MTs Al-Anshor Ambon
- Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia ( PW PII ) Maluku
- Direktur The Green English Course
Sumber : http://sudirmanbuton.blogspot.com/2011/12/tentang-penulis.html
Ditulis Oleh : PII Maluku ~ Sarana Informasi Dan Silaturahmi "Seng Ada Lawang"
Artikel Profil Sudirman Buton ini diposting oleh PII Maluku pada hari 6 Desember 2011. Terimakasih atas kunjungan Anda serta kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar.









